The Social and Environmental Impacts of Hydropower Development

Main Article Content

Anwar Deli
Safarul Aufa
Sofia
Ali Akbar
Ali Afwanudin

Abstract

The relational values that each person has with a sense of full responsibility towards society and the environment alike are very important. A great sense of responsibility for the environment can provide a good example for other communities. Thus, a sense of belonging and protection can arise so that environmental conditions can always be maintained properly. The main focus of this work is to express an opinion regarding relational values on environmental impact. Relational values have a major influence on the impact experienced. An environmental assessment process designed to support infrastructure decisions that must consider relational values more explicitly. Generally, environmental assessment tools are still formal in incorporating social values. Although at the same time the appraisal community is increasingly aware that it is very significant in terms of environmental sustainability. Substantially, environmental social science and humanities have produced a lot of scientists, especially about the relational values in communities that have made environmental changes.

Article Details

Section
Articles

References

Abdullah, A. (2009). Analisis Kelayakan Pembangunan PLTA Pamona 2. Jurnal Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta.

Arikunto, S. (2002). Metodologi Penelitian: Suatu Pendekatan Proposal. Jakarta: Rineka Cipta.

Bimo, W. (2000). Psikologi Sosial Sebagai Pengantar. Yogyakarta: Andi Offset.

Handayani, T. (2010). Efisiensi Energi dalam Rancangan Bangunan. Spektrum Sipil, 1(2), 102–108.

Haryadi, H., & Setiawan, B. (1995). Arsitektur Lingkungan dan Perilaku: Suatu Pengantar ke Teori, Metodologi dan Aplikasi. Jakarta: Direktorat Jendral DIKTI, Depdikbud.

Kali, A. (2012). Analisis Program Listrik Pedesaan Dalam Meningkatkan Aktivitas Sosial Masyarakat Di Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. MEKTEK, 14(2).

Kartono, K., & Gulö, D. (1987). Kamus psikologi. Bandung: Pionir Jaya.

Luthfi, A., & Wijaya, A. (2011). Persepsi masyarakat sekaran tentang konservasi lingkungan. Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture, 3(1).

Ma’ruf, A., & Wihastuti, L. (2008). Pertumbuhan ekonomi indonesia: determinan dan prospeknya. Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan, 9(1), 44–55.

Mulyani, D., & Hartono, D. (2018). Pengaruh Efisiensi Energi Listrik pada Sektor Industri dan Komersial terhadap Permintaan Listrik di Indonesia. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan, 1–17.

Purnama, R., Setiawan, A. A., & Suhanan, S. (2015). Perkiraan Konsumsi Energi Listrik 2013 Hingga 2030 Aceh Tamiang. Angkasa: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi, 7(2), 85–92.

Rahman, Y. A. (2012). Pengaruh Pengeluaran Investasi Pemerintah Daerah dan Investasi Swasta Terhadap Pertumbuhan PDRB Per Kapita Di Indonesia (Studi Kasus Konvergensi Sebelum dan Selama Otonomi Daerah). Thesis, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Manik, C. B. (2019). Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Renun di Kabupaten Dairi (1992-2005). Undergraduate thesis, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Sulistianto, N. (2011). Studi Kelayakan Pembangunan PLTA pada Waduk Pacal. Undergraduate thesis of Civil Engineering, Universitas Negeri Ssebelas Maret.

Yandri, E., Ariati, R., & Ibrahim, R. F. (2018). Meningkatkan Keamanan Energi Melalui Perincian Indikator Energi Terbarukan dan Efisiensi Guna Membangun Ketahanan Nasional Dari Daerah. Jurnal Ketahanan Nasional, 24(2), 239–260.